Tidak Saling Mengejek

Dua buah kelompok, sebut saja kelompok A dan B, memutuskan untuk tidak saling mengejek.

Paling tidak ada 3 kemungkinan penyebab:

  1. Mengejek itu tidak ada gunanya. Lebih baik saling membantu. (Ini jawaban pragmatis tipikal dari pelajaran PPKn/Budi Pekerti. Tapi ayolah, siapa yang jujur suka membantu orang lain?:mrgreen: )
  2. Saling mengakui kelompok yang lain itu OK. Kelompok yang satu adalah bro dari kelompok yang lain. Jadi setelah melakukan bro fist sebagai tanda penghormatan, maka bubar. Gak ada acara ejek-ejekan (OK ini memang khayalan, tapi bukankah dunia menjadi lebih damai jika semuanya seperti ini:mrgreen: )
  3. Menyadari kejelekan masing-masing. Yang sudah dijelek itu gak akan tambah jelek jika dihina lagi. Jadi daripada buang-buang waktu, memang gak perlu mengejek (Ini mungkin juga jawaban khayalan, tapi saya pikir justru inilah jawaban yang paling pragmatis:mrgreen: )

Mungkin ada yang mau menambah poin 4, 5, dst?:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s