Maaf salah sambung

Cukup sering dialog seperti ini terjadi (S: saya, P: penelepon)

P: Halo, ini bapak XYZ?

S: Maaf bukan pak. Sepertinya bapak salah sambung.

P: Oh maaf ya

Dan ada kalanya si penelpon ngotot bahwa nomor yg dia tuju itu benar. Grrrrrđź‘ż

Di abad 21 ini kok masih bisa salah sambung ya? Sepertinya satu-satunya penjelasan yang masuk akal adalah: karena memang salah menekan nomor.

Atau jangan-jangan operator disono masih pakai sistem kabel semacam ini:

Karena salah colok kabel, alhasil jadi salah sambung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s