Apa itu OS yang “user friendly” ?

Pertama, ada baiknya istilah user friendly dibahas secara “agak” panjang lebar.

User friendly adalah kondisi dimana kita bisa menggunakan tool dengan mudah. Tidak perlu bersusah-payah untuk melakukan sesuatu yang sederhana. Toh semua tool dibuat dengan tujuan sama: untuk mempermudah hidup. Jadi setiap tool bisa dikatakan user friendly. Toh pada kenyataanya, ada beberapa tool yang lebih mudah digunakan daripada tool lain yang sejenis. Nah tool seperti inilah yang dikatakan lebih user friendly.

Disini, bisa dilihat sesuatu yang penting. Tool yang mudah dipelajari, maka bisa dengan mudah digunakan. Lha, kalau mempelajarinya saja sudah sulit, gimana bisa dipakai? Performa suatu tool diapat diukur dari keefektifan dan keefisienannya.

Sebagai contoh, asumsikan anda ingin menancapkan paku ke sebuah papan. Dan alat yang anda hanya punyai hanyalah sebuah kepala palu (tanpa gagang). Apakah kepala palu ini bisa digunakan untuk memukul palu hingga tertancap di papan? Bisa. Dalam hal ini, proses pemukulan dikatakan sebagai efektif. Tetapi, apakah proses ini juga efisien? Tidak, karena anda harus bersusah payah memegang kepala palu. Mungkin saja sehabis memukul, jari-jemari anda terasa pegal.

Lain halnya jika kepala palu ini memiliki gagang. Lebih efektif, karena tenaga yang kita keluarkan dilipatgandakan oleh gagang (dalam ilmu fisika, dikenal dengan istilah “momen”). Dan tentu saja lebih efisien, karena kita bisa memegang palu dengan lebih mudah.

OK, sekian sampai disini intronya…:mrgreen:

Kembali ke judul, apa itu OS yang “user friendly”. Mungkin anda akan bilang “Windows, OS sejuta umat”. Atau “Mac, tampilannya sleek, gak ada virus, bla bla bla”, atau “Linux karena proyek komunitas.”

Persepsi gw mungkin sedikit berbeda:

  1. Ditinjau dari segi keefektifan, OS harus menyediakan lingkungan dimana gw bisa mengerjakan apa yang ingin gw kerjakan. Kalau gak bisa, berarti tidak efektif.
  2. Ditinjau dari segi keefisienan, nah disini subyektivitas bermainšŸ˜ˆ , OS harus membuat gw bisa bekerja dengan nyaman. Ibaratnya sebuah kamar, gw bisa leluasa mengatur dimana harus meletakkan meja, dimana komputer, dimana lemari, dimana sofa, dst.
  3. Point #1 dan #2 harus bersimbiosis mutualisme. Gak boleh ada yg saling merugikan:mrgreen:

Jadi simpulannya, apa dong OS yang user friendly? Jawaban gw, yang sangat sangat subyektif, adalah OS yang dibuat sesuai dengan keingan dan kebutuhan anda.:mrgreen:

Artinya OS yang friendly bagi user A, belum tentu friendly bagi user B dong? Bisa jadi. Khan setiap user punya kebutuhan spesifik. Bagaimana bisa mengakomodir kebutuhan dan keinginan sekian banyak user dalam 1 OS? Sepertinya susah.

OK, apakah gw me-refer ke suatu OS tertentu? Err jawabannya adalah “antara ya dan tidak”. Masih dalam proses pencarian…:mrgreen:

p.S: tulisan ini sangat dipengaruhi oleh artikel ini

8 thoughts on “Apa itu OS yang “user friendly” ?

  1. Pingback: User-Friendly. Apa Yah? « Biaworld's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s