Kembali berurusan dengan Pascal

Gw duluan berkenalan dengan bahasa Pascal dibandingkan dengan C. Pascal pas kelas 2 SMU, dan C menjelang akhir kelas 3 SMU. Praktis semenjak asik berurusan dengan C, gw melupakan Pascal.

Tapi belakangan ini, gw tertarik kembali buat menyentuh Pascal. Setidaknya ada 2 alasan :

1. Program Pascal relatif lebih readable daripada program C.

2. Relatif lebih cepat menulis program dalam Pascal daripada C (ini bicara development time loh, bukan execution time :p )

Jadi, apa saja yg udah gw lakukan ?

1. Menginstall Free Pascal 2.1.4 di mesin Windows gw (Linux menyusul). Mengapa bukan Turbo Pascal ? Ada 2 alasan :

  • Gw gak punya license legal
  • Ngapain pake compiler 16 bit jaman dulu, kalo ada yg jauh lebih modern, up to date, open source pula ? :p

gw gak punya licensenya dan buat apa pake compiler 16 bit jaman purba kalo ada yg modern & open source ?? :p

2. Build Lazarus dari source code.

3. Donlot beberapa tutorial.

Kemungkinan besar (99.9999 …. %), gw nggak bakalan pake Turbo Delphi Explorer. Kenapa ? Sebagian bisa dicek disini

  • Ngga multiplatform.
  • Ngga bisa install component.
  • Ngga ada command line tool —> parah !

Hmmm … apa lagi yah ? Oya : so many languages to learn, yet so little time . Aaaargh !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s