Archive Page 3

01
Mar
09

Seorang “Ubuntu fanatic”

Barusan baca Switch to Ubuntu Linux not Apple (banyak komentar menarik, hampir semuanya gw baca).

Simpulan gw adalah artikel ini berat sebelah di Linux, dan meremehkan Mac. Ini bisa dilihat di penutupnya:

The more I use Ubuntu, the more I fail to understand the lure of the Mac OS. Is it the snob value or stupidity that make people consider a Mac over Windows and not Ubuntu?

Liat bagian yang dicetak tebal.Terjemahan bebasnya:

Lo lebih memilih pake Mac, entah karena lo demen gengsi, atau karena bodoh.

Wow, pernyataan yang luar biasa!

Setelah gw baca, gw ringkas jadi 2 alasan kenapa tidak beralih ke Ubuntu:

  1. Soal aplikasi, dan bukan soal OS-nya sendiri. Kebanyakan dari mereka menggunakan aplikasi spesifik seperti Photoshop, GarageBand, FinalCut, 3DS Max, dst. Dan karena di Ubuntu belum ada aplikasi yang benar-benar setara, sudah tentu tidak ada alasan untuk menggunakan Ubuntu. Sekali lagi, ini soal aplikasi, dan bukan soal Mac yang closed source vs Linux yangg open source.
  2. Kebanyakan dari mereka adalah end user yang pengen sesuatu yang just works. Bukan mesti bersusah-payah mencari driver untuk wirelass card, atau bersiap-siap menghadapi crash setelah mengupgrade kernel, dst.

Mereka tidak peduli dengan Mac yang katanya locked on. Toh mereka hanya casual user, bukan programmer/sysadmin/geek, dan pengen sesuatu yg simpel. Gw kutip beberapa komentar:

My Mom isn’t a C++ developer, my Dad doesn’t have any idea what JEE is. There are a great many people who simply don’t appreciate the possible technical benefits. I just don’t see my parents caring about this stuff.

Not everyone out there is a geek.

There are a lot of people who just want to buy a computer and start using it. They don’t want to install an OS from scratch (they would be clueless), they don’t want to learn a new OS, and they don’t want to learn what a package manager is!

Simpulannya apa? Apakah gw akan berhenti mempromosikan Ubuntu? Dalam, skala tertentu mungkin saja.

Seandainya seseorang bertanya ke gw soal OS mana yang mendingan dipake (antara Linux,Windows,Mac), maka gw liat-liat dulu orangnya. Kalau dia bukan seseorang yang tergolong teknis, gw bakal jawab Windows atau Mac, tentunya setelah mengetahui kebutuhan spesifik orang itu. Sedangkan kalo dia tergolong teknis/suka ngoprek, maka gw bakal jawab Linux. Alasannya dicontek dari sini:

We think the Linux operating system helps computer geeks and programmers become great at what they do! They can learn to code, administer web servers, create software for open systems on the market such as the Google G1 cell phone; build widgets for MySpace, BlackPlanet.com, FaceBook and other social sites.

Amen! 8)

BTW, gw sendiri pengguna Slackware, dan tentunya Windows (thanks to Visual Studio dan MASM32 yang berhasil meracuni otak gw… lol) :mrgreen:

25
Feb
09

You Stole My Newspaper

Warning: explicit language!

Excerpt:

Why you know I take it?

Yeah I know you take it. You wanna me kick your a**?

Why you know I take it?

Yeah you stop taking my paper, otherwise I’m gonna kick some a**

Oh

I want you to get the paper right now and read it to me cause I don’t know what the hell is going on the world because I don’t have a freakin paper

M*^@8716(*!^&!%@^&%))_(!@(*^!!!!!!!!!!!!!

Ahahahaha…. :mrgreen: :mrgreen:

21
Feb
09

Tarif Internet Turun 200%??

Barusan baca beritanya disini dan disini.

Turun 200%

Yup turun 200%. Gak salah tuh? Saya sempet ngucek-ngucek mata, siapa tau salah liat.

Ternyata angkanya memang 200%. :mrgreen:

Maksudnya turun 200% itu apa yah? Kalau turun 100% kan berarti gratis, nah kalau turun 200% berarti jadi minus dong??

Ahahaha bingung… :mrgreen:

20
Feb
09

Neo FreeRunner

HP yang open source. Menarik sekali…

Detail selengkapnya ada disini. Kalo ada kamera, lebih asik tuh.

Sayang blom ada distributornya disini… :cry:

18
Feb
09

Rig of Rods

Apa itu Rig of Rods?

Rigs of Rods (also known as RoR), is a truck, car, airplane and boat simulator. You can drive, fly or sail in total freedom in an open environment. What makes RoR different to most simulators is its unique soft-body physics: vehicles chassis and wheels are simulated in real-time as flexible objects, giving the simulation an extremely accurate behavior, while allowing the vehicles to be simply specified by their structural composition, as a network of interconnected nodes (forming the chassis and the wheels). Crashing into walls or terrain can permanently deform a vehicle in a realistic manner. In addition to its unique soft-body physics, RoR also features an advanced flight model based on blade element theory, allowing the accurate simulation of any airplane, base on their physical dimensions and wing airfoils. It also features an accurate buoyancy model based on elemental pressure gradients, enabling boats with complex hulls to move realistically in the swell.

Singkat kata, ini adalah game simulasi yang sangat menarik. Menurut saya, lebih menarik daripada MS Flight Simulator. Ya, tentunya masih perlu perbaikan disana-sini sih…

Skrinsut?


Menarik bukan? :mrgreen:

Silakan kesini. Open source kok…

14
Feb
09

The St Valentine’s Day Massacre

Ini kejadian lama sekali. Dikutip dari sini:

On St Valentine’s Day, 1929, seven men sat talking in the SMC Cartage Company garage in North Clark Street, Chicago. Five of them were gangsters. They were members of George ‘Bugs’ Moran’s gangland outfit. With them were Reinhardt Schwimmer, a wealthy optician who liked to be seen with gangsters, and John May, the garage mechanic.   Two men, dressed as policemen, went into the garage. They lined the seven men up against the wall and took their guns. Suddenly, two hit-men – ‘torpedoes’, as they were called – burst into the garage. One carried a sawn-off shotgun, the other had a machine gun. They blazed away at the helpless men. Twenty seconds later, it was all over. One man’s head had been blown open.  Another man was slumped over a chair; shreds of skin dangled between his splintered bones and shattered teeth.  Four corpses, riddled with machine gun bullets, stared lifelessly at the ceiling. ‘My God!’ gasped Sergeant Fred O’Neill, 5 the first real policeman to arrive on the scene, ‘What a massacre!’…

Kebanyakan orang merayakan Valentine dengan mengirim kartu, coklat, candle light dinner, dst.

Tapi orang-orang ini menggunakan Tommy gun. Ha sungguh tidak konvensional… :idea:

Anyway, Happy Bloody Valentine!

Whoops… :mrgreen:

13
Feb
09

Ketika mahasiswa ditelpon dosen pembimbing TA

Tulisan ini terinspirasi dari suatu kejadian kecil di lab 3310.

Mahasiswa ditelpon dosen pembimbing TA, tentunya bukan sesuatu yang aneh kan?

Nah, mari bayangkan 2 skenario yang mungkin perihal percakapan dosen dan mahasiswanya  (D = dosen, M = mahasiswa):

Skenario #1:

D: Halo saudara XYZ, bisa segera datang ke ruangan saya? Saya mau mendiskusikan progress kemajuan TA anda nih.

M: Waduh pak, saya ngga bisa. Sedang sibuk ini itu bla bla bla…

(keluarkan 1001 alasan buat ngeles, padahal cuma sedang browsing di suatu lab yang nggak jauh dari ruang dosen …)

Skenario #2:

D: Halo saudara XYZ,bisa segera datang ke ruangan saya? Berhubung kita sudah sukses menyelenggarakan konferensi ABCDE, kita mau makan-makan kecil-kecilan nih…

M: Wah OK pak. Saya segera kesana…

(segera bergegas,padahal sedang ada tugas penting yang mesti kerjakan)

Dua skenario diatas sangatlah mungkin terjadi, dan mungkin memang pernah benar-benar terjadi.  Terlepas dari itu, skenario manakan yang berpeluang lebih besar untuk terjadi?

:mrgreen:

12
Feb
09

Geleng-geleng lagi

OK, ini ada satu pernyataan yg “menarik” (??):

Untuk OS bawaan tentu saja VAIO P menggunakan Window Vista Home 32bit, karena semua netbook akan jadi “tolol” bila diinstalli Linux.

Saya sih blom pernah menggunakan netbook, dan terus terang meragukan pernyataan diatas.

Mungkin ada yang bersedia meminjamkan netbook ke saya? Kalau saya bisa menginstall Linux dan sukses, berarti pernyataan diatas sudah tidak valid lagi bukan? Lalu jika demikian, siapa yang sebenernya “tolol”?

Ha ha! :mrgreen:

11
Feb
09

Yet another “pakar”?

Saya rasa sudah banyak yg tau situsnya  BK. Sehabis saya baca-baca artikelnya, trus baca resumenya, dan terakhir googling soal dia, dugaan saya yang langsung muncul adalah “yet another RS“.

Apakah dugaan saya ini salah? :mrgreen:

Oh ya, sebagai catatan tambahan, ada komentar yang menarik disini. Cari saja. Saya yakin anda bisa menemukannya. Sewaktu saya membaca pernyataan itu, saya cuma bisa geleng-geleng kepala… :mrgreen:

06
Feb
09

A fair play?

I play the game by your rule. Fine.

Next, I think we should play it my way.
Feh… :evil: